Bogor, 17 Juli 2026 – Program Studi Pembangunan Pedesaan dan Ekonomi Masyarakat (PPEM) Politeknik Siber Cerdika Internasional (Poltek SCI) melaksanakan kegiatan benchmarking akademik bersama Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM) IPB University pada Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi PPEM dalam memperkuat pengembangan kurikulum, meningkatkan mutu pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pendidikan tinggi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan membahas berbagai aspek strategis pengembangan program studi. Salah satu fokus utama adalah penyelarasan kurikulum dengan standar internasional melalui penyesuaian nomenklatur mata kuliah, yaitu Foundation Courses untuk Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), Core Courses untuk Mata Kuliah Keahlian (MKK), serta Independent Courses (Concentration/Specialization) untuk mata kuliah konsentrasi.

Selain pengembangan struktur kurikulum, kedua program studi juga mendiskusikan pentingnya penyempurnaan profil lulusan agar lebih mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.
Pembahasan turut mengarah pada penegasan arah keilmuan Prodi PPEM, khususnya dalam menentukan fokus pengembangan antara pembangunan dan kesejahteraan sosial masyarakat atau pembangunan ekonomi masyarakat dan kewirausahaan desa sebagai dasar penyusunan kurikulum dan capaian pembelajaran.
Benchmarking ini juga menghasilkan berbagai rekomendasi strategis, di antaranya penetapan satu program studi rujukan sebagai acuan utama dalam pengembangan kurikulum, integrasi unit kompetensi dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang relevan dengan bidang pembangunan desa, serta penyusunan sistem magang dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang lebih terstruktur mulai dari tahap pembekalan, penyusunan proposal, pelaksanaan di lapangan, monitoring, hingga evaluasi dan pelaporan.
Pada aspek pembelajaran, pembahasan mencakup penyempurnaan sistem asesmen berbasis PRISMA agar indikator penilaian lebih terukur, sekaligus mengadopsi praktik baik dari program studi lain yang telah memiliki sistem asesmen yang komprehensif.
Tata kelola akademik juga menjadi perhatian melalui pembentukan koordinator mata kuliah pada setiap kelompok mata kuliah untuk meningkatkan koordinasi dan kualitas proses pembelajaran.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, kedua institusi sepakat memperkuat hubungan kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Agreement (IA) sebagai landasan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi KPM IPB University juga berbagi pengalaman mengenai penyusunan kurikulum pembelajaran serta keterlibatannya dalam penyusunan Buku Panduan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nasional yang digunakan oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Beliau menyampaikan keterbukaannya untuk berkolaborasi dan memberikan pendampingan kepada Poltek SCI dalam pengembangan kurikulum di masa mendatang.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Prodi PPEM Poltek SCI memperoleh berbagai masukan yang akan menjadi referensi dalam penyempurnaan kurikulum dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap berkontribusi dalam pembangunan pedesaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.






