CIREBON, 4 September 2026 – Matahari pagi di Kota Cirebon pada Jumat, 4 September 2026, menjadi saksi bisu dimulainya lembaran baru bagi ratusan pemuda-pemudi harapan bangsa. Hari itu adalah titik tolak pelaksanaan hari pertama rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Siber Cerdika Internasional (Politeknik SCI) yang bertajuk Sibermaru 4.0.

Gemuruh semangat dan antusiasme sudah terasa sejak gerbang kampus baru dibuka. Para mahasiswa baru angkatan ke-4, dengan balutan seragam rapi dan wajah-wajah penuh rasa ingin tahu, melangkah pasti memasuki area kampus yang akan menjadi “rumah kedua” mereka selama beberapa tahun ke depan.

Rangkaian acara hari pertama dibuka dengan sangat khidmat melalui Upacara Sidang Terbuka Senat Politeknik SCI. Acara pembukaan ini dipimpin langsung oleh Direktur Politeknik SCI, yang secara simbolis meresmikan status para peserta dari “calon mahasiswa” menjadi “mahasiswa baru”.

Momen paling mengharukan dan ditunggu-tunggu terjadi ketika perwakilan mahasiswa baru dipanggil ke depan panggung untuk prosesi penyematan jas almamater kebanggaan kampus. Tepuk tangan riuh membahana di seluruh penjuru auditorium, menandai secara sah bahwa mereka kini telah menjadi bagian dari keluarga besar sivitas akademika Politeknik SCI.
Dalam pidato sambutannya, Direktur berpesan agar mahasiswa baru menjadikan kampus ini sebagai laboratorium kehidupan, tempat di mana mereka bebas bereksperimen, berinovasi, dan tidak takut untuk melakukan kesalahan demi sebuah proses pembelajaran.
Setelah prosesi formal yang penuh khidmat, suasana seketika berubah menjadi festival yang meriah dengan digelarnya Parade Mahasiswa Baru. Dalam sesi ini, setiap kelompok dan program studi diberikan kebebasan untuk menampilkan yel-yel, koreografi, serta atribut kreatif yang merepresentasikan kekompakan dan identitas jurusan mereka. Ada yang tampil dengan tema teknologi futuristik, ada pula yang membawa nuansa kearifan lokal Cirebon.

Parade ini bukan sekadar ajang seru-seruan, melainkan strategi jitu panitia untuk mencairkan ketegangan (ice breaking), memupuk rasa percaya diri, dan membangun ikatan emosional antar-sesama rekan satu angkatan yang mungkin sebelumnya belum saling mengenal.
Memasuki siang hari, agenda dilanjutkan dengan sesi pemaparan Materi Insight. Sesi ini merupakan fondasi intelektual dari kegiatan Sibermaru. Panitia menghadirkan jajaran wakil direktur, kepala program studi, hingga tokoh-tokoh praktisi untuk membagikan wawasan berharga. Materi yang disampaikan sangat komprehensif, mulai dari pengenalan struktur organisasi kampus, tata tertib mahasiswa, sistem perkuliahan hybrid, hingga wawasan kebangsaan dan bela negara.

Para peserta diajak untuk membuka wawasan, merubah mindset dari “disuapi” informasi menjadi sosok pembelajar mandiri yang kritis dan analitis. Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif, membuktikan bahwa angkatan ke-4 ini memiliki tingkat keingintahuan intelektual yang tinggi.

Puncak kemeriahan hari pertama jatuh pada malam harinya, yakni gelaran Malam Inaugurasi. Halaman kampus disulap menjadi panggung seni yang megah dengan tata cahaya yang memukau. Malam inaugurasi ini didedikasikan sebagai panggung apresiasi dan unjuk bakat bagi mahasiswa baru maupun panitia. Berbagai penampilan seni disuguhkan, mulai dari pertunjukan musik akustik, tarian tradisional kontemporer, stand-up comedy, hingga pembacaan puisi kebangsaan.

Penat dan lelah setelah seharian mengikuti kegiatan formal seakan sirna, digantikan oleh tawa, nyanyian bersama, dan rasa persaudaraan yang semakin erat. Hari pertama Sibermaru 4.0 ditutup dengan kenangan manis, meninggalkan rasa penasaran dan semangat yang menggebu-gebu bagi para mahasiswa baru untuk menyambut petualangan di hari kedua.







