SEDONG, CIREBON, 17 Agustus 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia selalu menjadi momen yang sarat akan makna patriotisme. Namun, perayaan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 ini terasa jauh lebih istimewa bagi keluarga besar Politeknik Siber Cerdika Internasional (Politeknik SCI).

Mengukir sejarah baru, lapangan utama kampus Politeknik SCI dipercaya oleh pemerintah daerah setempat untuk menjadi lokasi pusat penyelenggaraan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.
Kepercayaan yang diberikan oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sedong kepada Politeknik SCI ini bukan tanpa alasan. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdomisili di kawasan tersebut, Politeknik SCI dinilai memiliki fasilitas lapangan yang sangat representatif, tata ruang yang kondusif, serta kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mendukung kelancaran upacara kenegaraan.
Lebih dari sekadar fasilitas fisik, penunjukan ini merupakan bukti nyata keberhasilan Politeknik SCI dalam menghapus stigma “menara gading” perguruan tinggi. Kampus ini membuktikan diri mampu membaur, berintegrasi, dan menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Sejak pagi hari, suasana di lingkungan kampus Politeknik SCI sudah dipenuhi oleh kemeriahan dan semangat nasionalisme.
Upacara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Camat Sedong yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek), Komando Rayon Militer (Koramil), para Kepala Desa se-Kecamatan Sedong, tokoh agama, tokoh masyarakat, para guru dan siswa dari berbagai tingkat sekolah dasar hingga menengah, serta tentu saja jajaran dosen, staf, dan mahasiswa Politeknik SCI.
Kehadiran ribuan peserta upacara dengan beragam seragam dan atribut kebangsaan menciptakan pemandangan yang sangat memukau di area kampus.
Puncak keheningan dan kebanggaan terjadi saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Sedong memasuki lapangan. Dengan langkah tegap dan formasi yang sempurna, mereka berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara serentak oleh seluruh peserta.
Menariknya, sejumlah mahasiswa Politeknik SCI juga turut ambil bagian, baik sebagai petugas paduan suara, tim medis lapangan, maupun panitia pendukung yang memastikan tata tertib dan sirkulasi peserta berjalan dengan aman dan lancar.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, menyoroti pentingnya mengisi kemerdekaan dengan karya dan inovasi. Pesan ini sangat beresonansi dengan visi Politeknik SCI. Di era digital saat ini, bentuk penjajahan baru bukanlah melalui kekuatan fisik militer, melainkan melalui penguasaan teknologi dan informasi.
Oleh karena itu, keberadaan kampus siber seperti Politeknik SCI di Kecamatan Sedong diharapkan mampu melahirkan pahlawan-pahlawan masa kini—yakni generasi muda yang melek teknologi, memiliki daya cipta tinggi, dan mampu menjaga kedaulatan digital bangsa Indonesia.
Usai upacara bendera, kemeriahan tidak serta-merta berakhir. Lingkungan kampus disulap menjadi area pesta rakyat. Politeknik SCI bekerja sama dengan pemerintah desa setempat mengadakan berbagai perlombaan tradisional khas 17-an yang melibatkan mahasiswa dan warga sekitar. Tawa dan sorak-sorai kebersamaan melebur menjadi satu.
Keterlibatan Politeknik SCI sebagai tuan rumah upacara HUT RI ke-81 ini bukan sekadar catatan seremonial dalam buku tamu kecamatan, melainkan sebuah ikatan batin yang semakin kuat antara kampus dan masyarakat Sedong. Sebuah wujud nyata dari pengabdian tanpa batas untuk ibu pertiwi.







