{"id":96313,"date":"2024-12-02T12:17:12","date_gmt":"2024-12-02T12:17:12","guid":{"rendered":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/?p=96313"},"modified":"2024-12-02T12:17:12","modified_gmt":"2024-12-02T12:17:12","slug":"5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/","title":{"rendered":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex max-w-full flex-col flex-grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"141c0677-d6f4-4225-9582-f91fd88c922b\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<p>Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motorik, sensorik, dan sosial. Teknologi modern kini menghadirkan aplikasi OT yang dirancang khusus untuk anak-anak.<\/p>\n<h2><strong>5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_96327\" aria-describedby=\"caption-attachment-96327\" style=\"width: 626px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-96327 size-full\" src=\"http:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/angry-young-female-psychologist.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/angry-young-female-psychologist.jpg 626w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/angry-young-female-psychologist-300x200.jpg 300w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/angry-young-female-psychologist-200x134.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-96327\" class=\"wp-caption-text\">Sumber <a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/search?format=search&amp;last_filter=query&amp;last_value=terapi+okupasi&amp;query=terapi+okupasi\">Freefik<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Artikel ini akan membahas lima aplikasi terbaik yang dapat mendukung terapi okupasi bagi anak-anak.<\/p>\n<h4><strong>1. Otsimo<\/strong><\/h4>\n<p>Aplikasi edukasi ini dirancang untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, seperti autisme atau ADHD.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fitur Utama<\/strong>: Permainan interaktif untuk melatih keterampilan motorik dan sosial.<\/li>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong>: Antarmuka yang ramah anak dan konten yang menarik.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>2. Autism Therapy with MITA<\/strong><\/h4>\n<p>Aplikasi ini membantu anak-anak mengembangkan kemampuan visual dan bahasa.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fitur Utama<\/strong>: Permainan berbasis logika visual.<\/li>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong>: Sangat cocok untuk anak-anak dengan gangguan perkembangan.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>3. BrainWorks<\/strong><\/h4>\n<p>Aplikasi ini membantu anak-anak mengatur stimulasi sensorik mereka dengan lebih baik.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fitur Utama<\/strong>: Aktivitas yang dirancang untuk menenangkan atau merangsang indera.<\/li>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong>: Dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>4. Dexteria Jr.<\/strong><\/h4>\n<p>Aplikasi ini fokus pada pengembangan keterampilan motorik halus anak-anak.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fitur Utama<\/strong>: Aktivitas seperti tracing, tapping, dan pinching.<\/li>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong>: Ideal untuk anak-anak prasekolah.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong>5. Endless Alphabet<\/strong><\/h4>\n<p>Aplikasi ini mengajarkan keterampilan membaca dan menulis sambil mengembangkan koordinasi motorik.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fitur Utama<\/strong>: Permainan kata dengan animasi.<\/li>\n<li><strong>Kelebihan<\/strong>: Edukatif dan menghibur.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Tips Lainnya untuk Memaksimalkan Penggunaan Aplikasi OT untuk Anak<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-96328\" src=\"http:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/mother-child-having-fun_23-21494.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/mother-child-having-fun_23-21494.jpg 626w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/mother-child-having-fun_23-21494-300x200.jpg 300w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/mother-child-having-fun_23-21494-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/p>\n<h4><strong>1. Pilih Aplikasi yang Tepat<\/strong><\/h4>\n<p>Pilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan minat anak Anda untuk meningkatkan keterlibatan mereka.<\/p>\n<h4><strong>2. Gunakan Secara Teratur<\/strong><\/h4>\n<p>Tetapkan jadwal penggunaan aplikasi untuk membantu anak memperoleh manfaat maksimal.<\/p>\n<h4><strong>3. Dampingi Anak<\/strong><\/h4>\n<p>Pastikan anak mendapat pendampingan saat menggunakan aplikasi untuk memastikan penggunaan yang efektif.<\/p>\n<h3><strong>Penutup<\/strong><\/h3>\n<p>Aplikasi OT untuk anak-anak menyediakan cara inovatif untuk mendukung terapi di rumah. Dengan fitur yang dirancang khusus untuk anak-anak, aplikasi ini dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan penting secara menyenangkan. Namun, pastikan untuk tetap bekerja sama dengan terapis profesional untuk mencapai hasil terbaik.<\/p>\n<h3><strong>FAQ<\/strong><\/h3>\n<p><strong>1. Apakah aplikasi OT untuk anak-anak efektif?<\/strong><br \/>\nYa, aplikasi OT efektif sebagai pelengkap terapi tradisional, terutama untuk anak-anak dengan gangguan perkembangan.<\/p>\n<p><strong>2. Apakah aplikasi ini cocok untuk semua anak?<\/strong><br \/>\nSebagian besar aplikasi dirancang untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, tetapi dapat digunakan oleh anak lainnya.<\/p>\n<p><strong>3. Apakah aplikasi ini aman?<\/strong><br \/>\nAplikasi ini umumnya aman, tetapi selalu dampingi anak saat menggunakannya.<\/p>\n<p><strong>4. Apakah aplikasi OT memerlukan koneksi internet?<\/strong><br \/>\nSebagian besar aplikasi memerlukan koneksi internet, tetapi beberapa dapat digunakan offline.<\/p>\n<p><strong>5. Bisakah aplikasi ini menggantikan terapis?<\/strong><br \/>\nAplikasi ini dirancang untuk melengkapi terapi, bukan menggantikan peran terapis.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"mb-2 flex gap-3 empty:hidden -ml-2\">\n<div class=\"items-center justify-start rounded-xl p-1 z-10 -mt-1 bg-token-main-surface-primary md:absolute flex\">\n<div class=\"flex items-center\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"flex\"><\/div>\n<div class=\"flex items-center pb-0\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motorik, sensorik, dan sosial. Teknologi modern kini menghadirkan aplikasi OT yang dirancang khusus untuk anak-anak. 5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak Artikel ini akan membahas lima aplikasi terbaik yang dapat mendukung terapi okupasi bagi anak-anak. 1. Otsimo Aplikasi edukasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":96325,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_crdt_document":"","content-type":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"7","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":[],"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[140,388],"tags":[1499],"class_list":["post-96313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-application","category-education","tag-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak - Politeknik SCI<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak - Politeknik SCI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Politeknik SCI\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-02T12:17:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1414\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dindin Haidar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dindin Haidar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dindin Haidar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32\"},\"headline\":\"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak\",\"datePublished\":\"2024-12-02T12:17:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/\"},\"wordCount\":386,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png\",\"keywords\":[\"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak\"],\"articleSection\":[\"Application\",\"Education\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/\",\"name\":\"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak - Politeknik SCI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png\",\"datePublished\":\"2024-12-02T12:17:12+00:00\",\"description\":\"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png\",\"width\":2000,\"height\":1414,\"caption\":\"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Politeknik SCI\",\"description\":\"Skillfull &amp; Bussiness College\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Politeknik SCI\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/cropped-logo-poltek1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/cropped-logo-poltek1-1.png\",\"width\":819,\"height\":192,\"caption\":\"Politeknik SCI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32\",\"name\":\"Dindin Haidar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1776247913\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1776247913\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1776247913\",\"caption\":\"Dindin Haidar\"},\"description\":\"Penulis konten yang menggabungkan kreativitas manusia dengan wawasan berbasis data dan teknologi AI. Setiap tulisan dirancang untuk informatif, relevan, dan memberikan dampak positif. Jelajahi insight terbaru di blog ini.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/author\\\/dindin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak - Politeknik SCI","description":"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak - Politeknik SCI","og_description":"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak","og_url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/","og_site_name":"Politeknik SCI","article_published_time":"2024-12-02T12:17:12+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1414,"url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png","type":"image\/png"}],"author":"Dindin Haidar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Dindin Haidar","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/"},"author":{"name":"Dindin Haidar","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32"},"headline":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak","datePublished":"2024-12-02T12:17:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/"},"wordCount":386,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png","keywords":["Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak"],"articleSection":["Application","Education"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/","name":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak - Politeknik SCI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png","datePublished":"2024-12-02T12:17:12+00:00","description":"Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak. Occupational Therapy (OT) memainkan peran penting dalam membantu anak-anak","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Copy-of-Hitam-dan-Kuning-Modern-Monthly-Report-Cover-A4-Document-Landscape-2024-12-02T185640.203.png","width":2000,"height":1414,"caption":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/5-aplikasi-occupational-therapy-untuk-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Aplikasi Occupational Therapy untuk Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/","name":"Politeknik SCI","description":"Skillfull &amp; Bussiness College","publisher":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization","name":"Politeknik SCI","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-logo-poltek1-1.png","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-logo-poltek1-1.png","width":819,"height":192,"caption":"Politeknik SCI"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32","name":"Dindin Haidar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1776247913","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1776247913","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1776247913","caption":"Dindin Haidar"},"description":"Penulis konten yang menggabungkan kreativitas manusia dengan wawasan berbasis data dan teknologi AI. Setiap tulisan dirancang untuk informatif, relevan, dan memberikan dampak positif. Jelajahi insight terbaru di blog ini.","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/author\/dindin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=96313"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96330,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96313\/revisions\/96330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/96325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=96313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=96313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=96313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}