{"id":93445,"date":"2024-01-31T15:24:02","date_gmt":"2024-01-31T15:24:02","guid":{"rendered":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/?p=93445"},"modified":"2024-02-01T08:11:14","modified_gmt":"2024-02-01T08:11:14","slug":"11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/","title":{"rendered":"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya"},"content":{"rendered":"\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam, menjawab pertanyaan, dan memberikan kontribusi pada pengetahuan kolektif manusia. Metode ini melibatkan serangkaian langkah terstruktur, memastikan keandalan dan reproduktibilitas dalam eksperimen. <img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-93447\" src=\"http:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/high-angle-old-woman-library_23-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"734\" height=\"489\" srcset=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/high-angle-old-woman-library_23-300x200.jpg 300w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/high-angle-old-woman-library_23-200x133.jpg 200w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/high-angle-old-woman-library_23.jpg 626w\" sizes=\"(max-width: 734px) 100vw, 734px\" \/><\/p>\r\n<h4>Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 11 contoh metode ilmiah, menunjukkan keragaman dan aplikasinya di berbagai disiplin ilmu.<\/h4>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Metode Observasional<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini melibatkan pengamatan dan dokumentasi kejadian alam tanpa memanipulasi variabel. Astronom, ahli ekologi, dan ahli antropologi sering menggunakan metode observasional untuk mempelajari benda langit, ekosistem, dan perilaku manusia.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Metode Eksperimental<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peneliti memanipulasi variabel dan mengamati efeknya untuk membentuk hubungan sebab-akibat. Sebagai contoh, dalam studi medis, ilmuwan dapat menguji keefektifan obat baru dengan membandingkan kelompok yang diobati dengan kelompok yang tidak diobati.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Metode Survei<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Survei mengumpulkan data melalui kuesioner, wawancara, atau jajak pendapat untuk memahami pandangan, sikap, dan perilaku suatu populasi. Metode ini sering digunakan dalam sosiologi, ilmu politik, dan penelitian pasar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Metode Analisis Dokumen<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini melibatkan analisis dokumen atau rekaman tertulis untuk mendapatkan wawasan dan informasi. Sejarawan sering menggunakan metode ini untuk memahami peristiwa sejarah berdasarkan dokumen tertulis.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Metode Korelasional<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini mengukur hubungan statistik antara dua variabel tanpa intervensi atau manipulasi. Psikolog dapat menggunakan metode korelasional untuk memahami hubungan antara stres dan kesehatan mental.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Metode Pengamatan Laboratorium<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peneliti melakukan pengamatan dan eksperimen di lingkungan laboratorium terkendali. Ahli biologi molekuler, kimia, dan fisika sering menggunakan metode ini untuk mendapatkan data yang lebih terkendali.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Metode Genomika<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini memeriksa dan menganalisis seluruh genom suatu organisme. Dalam bidang biologi molekuler, genomika membantu memahami struktur dan fungsi gen pada tingkat keseluruhan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Metode Model Matematika<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ilmuwan menggunakan model matematika untuk menggambarkan dan meramalkan perilaku sistem alam. Fisikawan, ahli ekologi, dan ahli meteorologi sering menggunakan model matematika untuk mengkaji fenomena kompleks.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Metode Eksplorasi Lapangan<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peneliti melakukan pengamatan dan eksperimen langsung di lapangan atau lingkungan alam. Geolog, ahli ekologi lapangan, dan ahli arkeologi menggunakan metode ini untuk mendapatkan data di lokasi aslinya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>10. Metode Klinis<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini digunakan dalam penelitian medis untuk memahami gejala, diagnosis, dan pengobatan penyakit. Dokter dan peneliti klinis sering melakukan uji klinis dan observasi pasien.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>11. Metode Eksplorasi Bawah Laut<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peneliti menggunakan teknologi untuk menjelajahi dan memahami lingkungan bawah laut. Ilmuwan kelautan dan <a href=\"https:\/\/edmodo.id\/\">ahli<\/a> geofisika sering menggunakan metode ini untuk mempelajari kehidupan laut dan geologi bawah laut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pemahaman lebih dalam tentang berbagai metode ilmiah ini, di harapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang keragaman pendekatan yang di gunakan oleh para peneliti dalam mengejar pengetahuan baru.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Simak juga informasi Pendidikan lainnya di <a href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/\">PoltekSCI<\/a><\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam, menjawab pertanyaan, dan memberikan kontribusi pada pengetahuan kolektif manusia. Metode ini melibatkan serangkaian langkah terstruktur, memastikan keandalan dan reproduktibilitas dalam eksperimen. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 11 contoh metode ilmiah, menunjukkan keragaman dan aplikasinya di berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":93446,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"7","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":[],"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[388],"tags":[455,454],"class_list":["post-93445","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","tag-contoh-metode-ilmiah","tag-metode-ilmiah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya - Politeknik SCI<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya - Politeknik SCI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Politeknik SCI\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-31T15:24:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-01T08:11:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"417\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dindin Haidar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dindin Haidar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dindin Haidar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32\"},\"headline\":\"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya\",\"datePublished\":\"2024-01-31T15:24:02+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-01T08:11:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/\"},\"wordCount\":415,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg\",\"keywords\":[\"contoh metode ilmiah\",\"metode ilmiah\"],\"articleSection\":[\"Education\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/\",\"name\":\"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya - Politeknik SCI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-31T15:24:02+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-01T08:11:14+00:00\",\"description\":\"Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg\",\"width\":626,\"height\":417},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Politeknik SCI\",\"description\":\"Skillfull &amp; Bussiness College\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Politeknik SCI\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/cropped-logo-poltek1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/cropped-logo-poltek1-1.png\",\"width\":819,\"height\":192,\"caption\":\"Politeknik SCI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32\",\"name\":\"Dindin Haidar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1783924796\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1783924796\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1783924796\",\"caption\":\"Dindin Haidar\"},\"description\":\"Penulis konten yang menggabungkan kreativitas manusia dengan wawasan berbasis data dan teknologi AI. Setiap tulisan dirancang untuk informatif, relevan, dan memberikan dampak positif. Jelajahi insight terbaru di blog ini.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/author\\\/dindin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya - Politeknik SCI","description":"Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya - Politeknik SCI","og_description":"Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam","og_url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/","og_site_name":"Politeknik SCI","article_published_time":"2024-01-31T15:24:02+00:00","article_modified_time":"2024-02-01T08:11:14+00:00","og_image":[{"width":626,"height":417,"url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dindin Haidar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Dindin Haidar","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/"},"author":{"name":"Dindin Haidar","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32"},"headline":"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya","datePublished":"2024-01-31T15:24:02+00:00","dateModified":"2024-02-01T08:11:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/"},"wordCount":415,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg","keywords":["contoh metode ilmiah","metode ilmiah"],"articleSection":["Education"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/","name":"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya - Politeknik SCI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg","datePublished":"2024-01-31T15:24:02+00:00","dateModified":"2024-02-01T08:11:14+00:00","description":"Contoh Metode ilmiah dan Penggunaannya adalah pendekatan sistematik yang digunakan oleh peneliti dan ilmuwan untuk menyelidiki fenomena alam","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/male-hands-with-pencil-magnifyin.jpg","width":626,"height":417},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/11-contoh-metode-ilmiah-dan-penggunaannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"11 contoh metode ilmiah dan Penggunaannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/","name":"Politeknik SCI","description":"Skillfull &amp; Bussiness College","publisher":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization","name":"Politeknik SCI","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-logo-poltek1-1.png","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-logo-poltek1-1.png","width":819,"height":192,"caption":"Politeknik SCI"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32","name":"Dindin Haidar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1783924796","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1783924796","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1783924796","caption":"Dindin Haidar"},"description":"Penulis konten yang menggabungkan kreativitas manusia dengan wawasan berbasis data dan teknologi AI. Setiap tulisan dirancang untuk informatif, relevan, dan memberikan dampak positif. Jelajahi insight terbaru di blog ini.","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/author\/dindin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93445","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93445"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93445\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93449,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93445\/revisions\/93449"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}