{"id":93402,"date":"2024-01-26T03:34:19","date_gmt":"2024-01-26T03:34:19","guid":{"rendered":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/?p=93402"},"modified":"2024-01-26T03:34:19","modified_gmt":"2024-01-26T03:34:19","slug":"contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/","title":{"rendered":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel"},"content":{"rendered":"\r\n\r\nContoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan antara dua variabel. Dalam skripsi kuantitatif, pemilihan variabel sangat penting karena akan mempengaruhi desain penelitian, analisis data, dan kesimpulan yang dapat diambil.\r\n\r\n<strong><a href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/\">Baca Juga Informasi Pendidikan Lainnya hanya di POLTEKSCI<\/a><\/strong>\r\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Panduan Lengkap: Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel<\/h1>\r\nBerikut adalah panduan langkah-langkah dan contoh struktur untuk skripsi kuantitatif dengan dua variabel:\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Judul Skripsi<\/h2>\r\n \r\n\r\n&#8220;Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa X&#8221;\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Pendahuluan<\/h2>\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.1 Latar Belakang<\/h3>\r\n \r\n\r\nJelaskan latar belakang penelitian, seperti mengapa hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonomi menjadi topik yang menarik dan relevan untuk diteliti.\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.2 Rumusan Masalah<\/h3>\r\n \r\n\r\nSajikan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab, misalnya, &#8220;Bagaimana hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonomi di masyarakat Desa X?&#8221;\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.3 Tujuan Penelitian<\/h3>\r\n \r\n\r\nTentukan tujuan penelitian, seperti &#8220;Menilai sejauh mana tingkat pendidikan masyarakat berhubungan dengan tingkat kesejahteraan ekonomi di Desa X.&#8221;\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.4 Manfaat Penelitian<\/h3>\r\n \r\n\r\nIdentifikasi manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini, baik bagi masyarakat, kebijakan publik, maupun pengembangan pendidikan.\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Tinjauan Pustaka<\/h2>\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3.1 Konsep Variabel<\/h3>\r\n \r\n\r\nJelaskan konsep tentang tingkat pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonomi, serta teori-teori yang mendukung hubungan antara keduanya.\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3.2 Penelitian Terkait<\/h3>\r\n \r\n\r\nReview penelitian-penelitian sebelumnya yang memiliki fokus serupa, dan tunjukkan temuan-temuan yang relevan.\r\n\r\n<strong><a href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/\">Lihat juga Informasi Pendidikan Lainnya hanya di POLTEKSCI<\/a><\/strong>\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Kerangka Teoritis<\/h2>\r\n \r\n\r\nBuat kerangka teoritis yang menghubungkan tingkat pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonomi. Misalnya, teori human capital atau teori perkembangan ekonomi.\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Metodologi<\/h2>\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.1 Desain Penelitian<\/h3>\r\n \r\n\r\nPilih desain penelitian yang sesuai, misalnya, studi korelasional untuk melihat hubungan antara dua variabel.\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.2 Populasi dan Sampel<\/h3>\r\n \r\n\r\nJelaskan populasi penelitian dan cara pemilihan sampel, serta alasan di balik metode tersebut.\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.3 Instrumen Pengumpulan Data<\/h3>\r\n \r\n\r\nRinci instrumen yang di gunakan, misalnya, kuesioner untuk mengukur tingkat pendidikan dan data ekonomi untuk mengukur tingkat kesejahteraan.\r\n\r\n \r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.4 Analisis Data<\/h3>\r\n \r\n\r\nTentukan teknik analisis data yang akan di gunakan, seperti analisis regresi untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara variabel.\r\n\r\n<strong><a href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/\">Simak Juga Informasi Pendidikan Lainnya hanya di POLTEKSCI<\/a><\/strong>\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6. Hasil Penelitian<\/h2>\r\n<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-93404\" src=\"http:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/crop-woman-accounting-data_23-21-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"683\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/crop-woman-accounting-data_23-21-300x200.jpg 300w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/crop-woman-accounting-data_23-21-200x133.jpg 200w, https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/crop-woman-accounting-data_23-21.jpg 626w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/>\r\n\r\n \r\n\r\nSajikan hasil analisis data, baik dalam bentuk tabel, grafik, atau diagram. Jelaskan temuan-temuan yang signifikan.\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7. Pembahasan<\/h2>\r\n \r\n\r\nInterpretasikan hasil penelitian dengan merujuk pada kerangka teoritis. Diskusikan implikasi temuan terhadap teori dan dampaknya pada kebijakan atau praktik praktis.\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8. Kesimpulan<\/h2>\r\n \r\n\r\nSimpulkan keseluruhan penelitian dengan merangkum temuan-temuan utama dan menjawab pertanyaan penelitian.\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">9. Saran<\/h2>\r\n \r\n\r\nBerikan saran untuk penelitian lanjutan, seperti aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan atau variabel tambahan yang dapat dimasukkan.\r\n\r\n \r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10. Daftar Pustaka<\/h2>\r\n \r\n\r\nSertakan semua referensi yang di gunakan dalam penelitian.\r\n\r\n \r\n\r\nDengan mengikuti panduan ini, penelitian kuantitatif dengan dua variabel dapat di susun secara sistematis, membantu membimbing peneliti melalui setiap <a href=\"https:\/\/abduweb.com\/\">langkah<\/a> proses penelitian. Penting untuk memahami bahwa desain penelitian dan metode analisis dapat bervariasi tergantung pada sifat variabel yang di teliti.\r\n\r\n<strong><a href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/\">Baca Juga Informasi Pendidikan Lainnya hanya di POLTEKSCI<\/a><\/strong>\r\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan antara dua variabel. Dalam skripsi kuantitatif, pemilihan variabel sangat penting karena akan mempengaruhi desain penelitian, analisis data, dan kesimpulan yang dapat diambil. Baca Juga Informasi Pendidikan Lainnya hanya di POLTEKSCI Panduan Lengkap: Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":93403,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"7","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":[],"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[388],"tags":[438,437,439],"class_list":["post-93402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","tag-contoh-skripsi-kuantitatif","tag-contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel","tag-skripsi-kuantitatif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel - Politeknik SCI<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel - Politeknik SCI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Politeknik SCI\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-26T03:34:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/people-office_144627-38001.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"417\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dindin Haidar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dindin Haidar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dindin Haidar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32\"},\"headline\":\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel\",\"datePublished\":\"2024-01-26T03:34:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/\"},\"wordCount\":440,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/people-office_144627-38001.jpg\",\"keywords\":[\"Contoh Skripsi Kuantitatif\",\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel\",\"Skripsi Kuantitatif\"],\"articleSection\":[\"Education\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/\",\"name\":\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel - Politeknik SCI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/people-office_144627-38001.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-26T03:34:19+00:00\",\"description\":\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/people-office_144627-38001.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/people-office_144627-38001.jpg\",\"width\":626,\"height\":417},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Politeknik SCI\",\"description\":\"Skillfull &amp; Bussiness College\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Politeknik SCI\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/cropped-logo-poltek1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/cropped-logo-poltek1-1.png\",\"width\":819,\"height\":192,\"caption\":\"Politeknik SCI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32\",\"name\":\"Dindin Haidar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1780900691\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1780900691\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1780900691\",\"caption\":\"Dindin Haidar\"},\"description\":\"Penulis konten yang menggabungkan kreativitas manusia dengan wawasan berbasis data dan teknologi AI. Setiap tulisan dirancang untuk informatif, relevan, dan memberikan dampak positif. Jelajahi insight terbaru di blog ini.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/polteksci.ac.id\\\/blog\\\/author\\\/dindin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel - Politeknik SCI","description":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel - Politeknik SCI","og_description":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan...","og_url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/","og_site_name":"Politeknik SCI","article_published_time":"2024-01-26T03:34:19+00:00","og_image":[{"width":626,"height":417,"url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/people-office_144627-38001.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dindin Haidar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Dindin Haidar","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/"},"author":{"name":"Dindin Haidar","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32"},"headline":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel","datePublished":"2024-01-26T03:34:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/"},"wordCount":440,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/people-office_144627-38001.jpg","keywords":["Contoh Skripsi Kuantitatif","Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel","Skripsi Kuantitatif"],"articleSection":["Education"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/","name":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel - Politeknik SCI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/people-office_144627-38001.jpg","datePublished":"2024-01-26T03:34:19+00:00","description":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode analisis statistik untuk memahami hubungan...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#primaryimage","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/people-office_144627-38001.jpg","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/people-office_144627-38001.jpg","width":626,"height":417},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/contoh-skripsi-kuantitatif-dengan-2-variabel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Skripsi Kuantitatif dengan 2 Variabel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/","name":"Politeknik SCI","description":"Skillfull &amp; Bussiness College","publisher":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#organization","name":"Politeknik SCI","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-logo-poltek1-1.png","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-logo-poltek1-1.png","width":819,"height":192,"caption":"Politeknik SCI"},"image":{"@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/edfef719b8189e7f0e556802252b0f32","name":"Dindin Haidar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1780900691","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1780900691","contentUrl":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c8d8780b491cd3a9620fe1383125fe2d.jpg?ver=1780900691","caption":"Dindin Haidar"},"description":"Penulis konten yang menggabungkan kreativitas manusia dengan wawasan berbasis data dan teknologi AI. Setiap tulisan dirancang untuk informatif, relevan, dan memberikan dampak positif. Jelajahi insight terbaru di blog ini.","url":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/author\/dindin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93402"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93405,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93402\/revisions\/93405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93403"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/polteksci.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}