Mahasiswa Politeknik Siber Cerdika Internasional (Poltek SCI) melaksanakan kegiatan PRISMA 3.0 (Program Pengabdian kepada Masyarakat) di Desa Pasawahan, Kabupaten Kuningan sebagai wujud nyata peran perguruan tinggi dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Pelaksanaan PRISMA 3.0 ini didukung oleh kerja sama resmi antara Poltek SCI dan Pemerintah Desa Pasawahan yang telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (MoA), serta Implementation Agreement (IA). Kerja sama tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan dan terarah.

Kegiatan PRISMA 3.0 melibatkan mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan Muhammad Fahmi, M.Biotek, aparatur desa, serta masyarakat Desa Pasawahan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa, mengembangkan potensi desa, serta membangun kolaborasi yang saling menguntungkan antara dunia akademik dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Poltek SCI berperan aktif sebagai agen perubahan dengan melakukan berbagai kegiatan, seperti pendampingan masyarakat, edukasi, observasi lapangan, serta pemetaan potensi desa. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan potensi lokal yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pasawahan.
Kepala Desa Pasawahan, Nurpin Panuju H., S.T., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa Poltek SCI melalui program PRISMA 3.0. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendorong pengembangan desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Muhammad Fahmi, M.Biotek selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan bahwa PRISMA 3.0 menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan di tengah masyarakat.
Melalui pelaksanaan PRISMA 3.0 di Desa Pasawahan, Politeknik Siber Cerdika Internasional menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa serta mendorong pengembangan potensi Desa Pasawahan secara berkelanjutan.







