Di era digital saat ini, teknologi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Semangat inilah yang dibawa oleh mahasiswa Politeknik Siber Cerdika Internasional (Poltek SCI) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Astanajapura.
Tidak hanya berfokus pada teori di bangku perkuliahan, mahasiswa Poltek SCI terjun langsung ke lapangan untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat desa. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah pemanfaatan WhatsApp Business sebagai sarana layanan administrasi desa yang lebih cepat, mudah, dan transparan.
Digitalisasi Layanan Desa Melalui WhatsApp Business
Kegiatan PKM ini menjadi momentum penting bagi Desa Astanajapura dalam melakukan pembenahan di sektor administrasi pelayanan publik. Dengan pendampingan mahasiswa Poltek SCI, desa mulai mengadopsi WhatsApp Business sebagai media komunikasi resmi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Pemilihan WhatsApp Business dinilai tepat karena platform ini sudah sangat familiar di kalangan warga. Selain itu, WhatsApp Business memiliki berbagai fitur pendukung layanan profesional, seperti:
- Profil resmi desa
- Pesan otomatis
- Katalog layanan administrasi
- Balasan cepat untuk pertanyaan warga
Mahasiswa Poltek SCI memberikan pelatihan langsung kepada perangkat desa agar mampu mengelola akun tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.
Pusat Informasi Satu Pintu untuk Warga Desa
Melalui sistem ini, warga Desa Astanajapura kini tidak perlu lagi datang berulang kali ke balai desa hanya untuk menanyakan persyaratan administrasi, seperti:
- Surat pengantar
- Dokumen kependudukan
- Informasi layanan desa lainnya
Cukup dengan mengirim pesan ke nomor resmi WhatsApp desa, warga akan mendapatkan respon otomatis yang berisi informasi lengkap dan jelas. Inovasi ini sangat membantu, terutama bagi warga yang memiliki kesibukan tinggi atau tinggal jauh dari kantor desa.
Di sisi lain, perangkat desa juga terbantu karena pesan yang masuk dapat dikelola dan dikategorikan berdasarkan jenis layanan, sehingga pekerjaan menjadi lebih terstruktur dan efisien.
Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Desa dalam Musyawarah Besar
Kehadiran mahasiswa Poltek SCI di Desa Astanajapura tidak hanya terbatas pada implementasi teknologi digital. Mereka juga aktif terlibat dalam berbagai forum resmi desa, salah satunya Musyawarah Besar Desa (Musbes).
Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan bagaimana sistem layanan digital yang dibangun dapat mendukung:
- Transparansi program desa
- Penyebaran informasi yang merata
- Komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan masyarakat
Diskusi berlangsung secara terbuka dan konstruktif, menunjukkan sinergi yang kuat antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat demi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Teknologi Tepat Guna untuk Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Warga
Setelah sistem WhatsApp Business mulai berjalan, fokus utama adalah memastikan teknologi ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa Poltek SCI merancang alur pelayanan yang sederhana dan mudah dipahami oleh semua kalangan, termasuk warga lanjut usia.
Kini, pelayanan desa terasa lebih dekat dan responsif. Setiap aspirasi dan pertanyaan warga mendapatkan respon yang cepat, sehingga citra birokrasi desa berubah menjadi lebih ramah, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Partisipasi Mahasiswa dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Dusun LOR
Agenda penting lainnya dalam rangkaian PKM adalah keterlibatan mahasiswa dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait pembangunan irigasi di Dusun LOR.
Musdesus ini dihadiri oleh:
- Kuwu Desa Astanajapura beserta jajaran
- Ketua BPD dan anggota
- Perwakilan masyarakat Dusun LOR
Pembahasan difokuskan pada penetapan peta blok saluran irigasi tersier yang akan dibangun. Irigasi ini memiliki peran vital bagi para petani sebagai penunjang utama kegiatan pertanian.
Mahasiswa Poltek SCI turut memberikan gagasan agar sistem layanan digital desa dapat dimanfaatkan untuk memantau dan menyampaikan progres pembangunan irigasi kepada masyarakat secara berkala melalui WhatsApp desa. Dengan demikian, pembangunan fisik dan sistem informasi berjalan beriringan dalam menciptakan tata kelola desa yang transparan dan akuntabel.
Harapan untuk Masa Depan Desa Astanajapura
Melalui rangkaian kegiatan PKM yang komprehensif ini, mahasiswa Poltek SCI telah membantu meletakkan fondasi penting bagi kemajuan Desa Astanajapura. Transformasi digital melalui WhatsApp Business serta keterlibatan aktif dalam perencanaan pembangunan menjadi dua pilar utama menuju desa yang lebih modern dan sejahtera.
Dukungan penuh dari Kuwu Desa dan BPD menunjukkan keterbukaan pemerintah desa terhadap inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, keberhasilan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah sekitarnya.
Layanan Administrasi Desa Astanajapura Kini Lebih Mudah
Ingin mengurus administrasi desa atau membutuhkan informasi seputar persyaratan surat-menyurat di Desa Astanajapura?
📱 Hubungi Admin Desa Astanajapura melalui WhatsApp:
👉 0851 9925 9606
Pelayanan lebih cepat, transparan, dan praktis kini ada di genggaman Anda.
Kirim pesan sekarang dan rasakan kemudahan layanan desa digital.








